Ashworth03hart's website

Our website

15
Ja
Begini Langkah Melakukan Aqiqah Secara Agama Islam
15.01.2017 05:50


Aqiqah itu berguna memutus serta melubangi, serta ada pula yang menyiarkan bahwa akikah adalah nama bagi fauna yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, dan dikatakan juga bahwa akikah merupakan serat yang dibawa si budak ketika lahir. Adapun maknanya secara syari’at adalah satwa yang disembelih untuk menutup bayi yang dilahirkan. Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk anak yang pertama lahir. Pengatur kitab Mukhtar Ash Shihhah mengatakan: " Al-'Aqiqah ataupun Al-'Iqqah memiliki arti adalah serat makhluk yang baru dilahirkan, baik oknum atau binatang. Dinamai juga daripadanya hewan yang disembelih untuk keturunan yang baru lahir saat hari keseminggunya.

1. Dasar Hukumnya
Aqiqah hukumnya merupakan sunnah muakkad, sekalipun wali dalam keadaan sulit. Aqiqah dilakukan sama Rasulullah saw. dan karet sahabat. Berikut adalah hadits-hadits tentang mengakikahkan anak yang baru wujud.

1. Nabi saw. bersabda:
“Setiap bayi tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur & diberi nama” [HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Putri Majah no. 3165 dll dari saki Samurah bin Jundub r. a.. Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini pada kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97]#@@#@!!.

2. Ashhabus Sunan menyampaikan:
Bahwa Nabi saw. meng-aqiqahkan Hasan dan Husain (cucunya dari Fathimah - pen) masing-masing seekor kambing qibasy.

3. Serta dari Tindasan bin Pemandu Ash-Dhabiey, jika Nabi saw. bersabda: "Untuk anak laki-laki aqiqahnya. Tumpahkanlah atasnya darah, dan hilangkanlah daripadanya kotoran dan najis. " (Riwayat Al-Khamsah).

4. Hadits dalam shahih Bukhari
Di setiap anak simpatik aqiqahnya, oleh karena itu sembelihlah hewan dan hilangkanlah gangguan darinya.

5. Hadits riwayat Bubuk Daud
Rasulullah saw Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan tersebut agar beraqiqah dua termuda kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk bayi laki-laki & seekor kambing untuk balita perempuan.

6. Hadits riwayat Malik serta Ahmad
Fatimah Binti Rasulullah SAW (setelah melahirkan Rancak dan Husain) mencukur serat Hasan dan Husain lantas ia berzakat dengan galuh seberat tolok rambutnya.

7. Hadits hal Abu Daud dan Nasai
Barang siapa diantara kamu ingin beribadah tentang anaknya perlu dilakukan aqiqah untuk anak laki-laki dua kontrol kambing yang sama umurnya dan untuk anak perempuan seekor kambing.

2. Aqiqah Untuk Anak Laki-Laki dan Anak Cewek
Yang afdhal untuk anak laki-laki disembelihkan 2 ekor kambing/domba yang seakan-akan dan umurnya bersamaan. Serta untuk keturunan perempuan 1 ekor.
Daripada Ummu Karz Al-Ka'biyah berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah saw. berfirman:

" Untuk anak laki-laki 2 ekor wedus yang serupa, dan untuk anak dara satu termuda. " Serta dibolehkan mono ekor kambing untuk anak laki-laki. Rasulullawh saw. pernah meninggalkan yang demikian untuk Rancak dan Husain r. a., seperti saat hadits yang lalu.
“Dahulu kami dimasa jahiliyah jikalau salah seorang diantara kita mempunyai bani, ia menjagal kambing dan melumuri kepalanya dengan resam kambing itu. Maka setelah Allah mengakibatkan islam, abdi menyembelih kambing, mencukur atau menggundul oknum si bayi dan melumurinya dengan minyak wangi. ” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107].

Di hadits lain yang berisikan mengenai sejarah aqiqah yang diriwayatkan oleh Putri Hibban “Dari Aisyah ia berkata ‘Dahulu orang manusia pada sekiranya jahiliyah bila mereka beraqiqah untuk seorang bayi, itu melumuri randu dengan kebiasaan aqiqah, dulu ketika memotong rambut si bayi mereka melumurkan saat kepalanya’. Jadi Nabi saw bersabda, ‘Gantilah darah itu dengan minyak wangi. ’” [HR Ibnu Hibban juz 12 hal 124].

3. Ruang Penyembelihan

1. Jika mengharuskan, penyembelihan dilangsungkan pada hari ke-7. Kalau tidak, maka pada hari ke-14. Dan jika yang demikian masih tidak memungkinkan, jadi pada hari ke-21 mulai hari kelahirannya. Jika tetap tidak memungkinkan maka pada kapan selalu. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan:?????????????????????????????? "Disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari ke-empatbelas, dan pada hari kedua puluh satu. "
Rangkaian Berikutnya:
- Melepaskan anak sebutan
- Mencukur rambutnya.
- Bersedekah seberat timbangan rambutnya.

2. Mengenai syarat fauna kambing yang dapat jadi aqiqoh itu sama dengan syarat fauna qurban (kurban) sbb:
- Kambing: siap berusia 1 (satu) tahun dan menyerap usia (dua) tahun.
- Domba: sempurna berusia 6 (enam) hari dan merasuk bulan ke-7 (tujuh).
- Tidak mampu ada anak buah badan hewan yang keburukan.
- Dagingnya tidak mahir dijual.

4. disini Bersamaan Antara Qurban serta Aqiqah.
Dari sini ada pertanyaan, ialah bolehkah menggabungkan niat aqiqah dan kurban? Bila hal itu diperbolehkan apakah secara otomatis persembahan yang dijalani sekaligus dapat menggugurkan anjuran akikah? Hal hal ini ada dua pendapat:

Qurban yang ia tunaikan tersebut bisa sekali lalu diniatkan aqiqah dan menjatuhkan anjurannya. Ide ini merupakan opsi yang disampaikan oleh Mazhab Hanafi dan salah satu riwayat Ahmad. Dari mimbar tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Ibnu Sirin, dan Qatadah, mufakat dengan wawasan ini. Itu berargumentasi, intisari kedua kebiasaan sama, yaitu mendekatkan pribadi kepada Yang mahakuasa swt. menjalani sembelihan hewan. Keduanya dapat saling melengkapi dan mengisi. Kasus hukumnya sama tatkala shalat wajib di Masjid disertai beserta niat shalat sunah tahiyyatal masjid. Mantan mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim, mengalokasikan opsi berikut.

Kedua kebiasaan itu bukan boleh disatukan dan tidak bisa menyabot salah satunya. Qurban adalah qurban dan aqiqah adalah aqiqah. Pendapat berikut disampaikan per Mazhab Maliki, Syafi’i, & salah satu sejarah Mazhab Ahmad. Alasan yang mereka kemukakan, yaitu masing-masing dari akikah dan persembahan memiliki tumpuan yang eksentrik. Maka ini, satu kolektif lain tidak boleh digabung. Latar belakang dan motif di balik kesunnahan kedua ibadah tersebut pun berseteru. Jadi, tenang tepat disatukan. Misalnya, kompensasi yang berlangsung di haji tamattu' & denda yang berlaku di dalam fidyah.

Comments


Free homepage created with Beep.com website builder
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!