Ashworth03hart's website

Our website

03
De
Belajar Melakukan Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola
03.12.2016 11:36


Tatkala menonton festival sepakbola di layar sebelah hadapan kita terkadang disajikan aktivitas tebak skor yang dijalani para juru. Walau memikat, saya bukan percaya tumbuk skor merupakan sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau sepadan untuk fun and games bolehlah, namun demikian tentu bukan perlu dianggap serius sebab tidak ada pendek logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Eksentrik dengan menetak siapa tim yang hendak menang -- atau kalau pertandingan mau berakhir dengan seri. Mereka seperti itu rutin saja dilakukan, walau dalam akhirnya sepak bola itu buntar sehingga pemimpin pun kadang kala kali cela diprediksi. Kenapa? Karena terdapat tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini hamba akan dukung beberapa tips membuat prediksi yang langsung. Bukan menandakan saya terus-menerus benar di memprediksi satu pertandingan. Pasti lah tidak, walau dengan sekutil berbangga (sediiiikit saja) saya memiliki rekor kebenaran bayangan yang pas tinggi: sama 3 daripada 4 dugaan saya setara kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, abdi memprediksi hendak terjadi All German final di Permufakatan Champions. Di final, tergolong di depan ribuan warga Surabaya yang membanjiri sebuah daftar nonton bareng, saya meneka Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu penguasaan. Sebelum tersebut saya juga meyakini kalau Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Belakang, saya memperkirakan Belanda dengan mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin beta tekankan di sini adalah; perkiraan bisa resmi bisa salah, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus punya dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang betul maka unsur keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap pula tidak mampu diprediksi berdasar pada 100%, apalagi prediksi mengenai skor selesai. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi menumpuk tajam.

Saya ajak Kamu untuk mengkritik beberapa bayangan terakhir hamba guna menjabarkan beberapa pijakan penting yang saya tetap akan produktif bagi Anda saat menguji memprediksi sayembara.

Di antara bayangan yang abdi sebut di atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali hal mistar gawang Atletico]. Walaupun demikian terdapat logika di belakang prediksi tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh lebih berkualitas. Syarat masa menggemakan ketidakrukunan tokoh Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Dari media aneh saya mendapat kabar jika Ronaldo serta Mourinho pula tidak sesuai (berita hal hal ini baru terserondok di Indonesia beberapa waktu lalu). Guna pelatih hamba paham betul arti kesentosaan tim di dalam dan di luar lapangan dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang pada itu on fire, yang menghasilkan saya keji memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips prediksi 1: Pertimbangkan suasana pada tim, terutama saat sebuah turnamen berlanjur di mana pemain mesti terus bersama tanpa dapat menghindari rekan-rekannya.

Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat pertentangan cup, kemonceran striker begitu menentukan. Ketika pertandingan perkongsian kualitas sela panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semua elemen menjulang lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau konsistensi keseluruhan tim juga kudu dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kelebihan Belanda 3-0 atas Nusantara saya mengikuti hati nurani. Dengan subjektif abdi membela Nusantara tentunya. Akan tetapi, saat mengenakan kacamata bertato objektivitas, kalian semua tentu setuju bahwa Belanda rumpang di untuk Indonesia. Dan lalu mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih transparan? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat tetapi Indonesia bakal bermain padat gairah, dengan demikian akan bisa mereduksi pertikaian kualitas. Maka, skor tipis atau luas bisa aja diprediksi dengan sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips prediksi 3: Hindari membela 1 buah tim ketika membuat bayangan. Kita mampu selalu berjanji tim tajuk mahkota kita unggul, tapi saat membuat prediksi tentu logika harus diutamakan di buat fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat mengatakan di sebuah media sekiranya tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi sarjana terakhir kolam. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kelebihan Dortmund menurut fakta-fakta ini. Mereka meleng bahwa fakta-fakta tersebut mempesona dan benar-benar benar adanya, namun tidak memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah keaslian dengan fenomena yang lain ialah salah satu kaca dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan terampil menjadi landasan membuat sebuah prediksi sayembara.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern pula dimunculkan sampai bertahun-tahun ke belakang. Karena ilmu sejarah statistik Dortmund memang mulia saat menggulung Bayern, penuh yang kemudian menilai BVB akan bisa mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Sesuatu ini jahat. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik dahulu musim pula biar tidak sanggup dengan sama sekali menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim semenjak pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips perkiraan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Engkau pada statistik pertandingan antara kedua tim yang paling dekat secara saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini aja.

Karena antisipasi saya acap saya munculkan di twitter (@coachtimo), penuh pihak memeras saya memprediksi berbagai festival lainnya. Rutin saya abaikan atau abdi tolak beserta alasan tenang paham menyerempet kekuatan ke-2 tim. Kausa saya ini senafas secara tips perkiraan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat perkiraan tanpa dilatar belakangi data dan saran yang baik mengenai menyunggi atau perkongsian tersebut. Pada waktu bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menciptakan prediksi tentang MU vs Chelsea. Kita mustahil jadi pakar tentang semua perkongsian yang siap. Akui selalu.

Tips prediksi 7: Kalian juga gak seharusnya memprediksi setiap pertandingan. Ada waktunya pertandingan luar biasa sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua kru menurut Engkau 50-50. Pada waktu sudah amat tahan diri, hindari memaksakan diri menghasilkan prediksi. Berita Bola Hari Ini Secara demikian prosentase kejituan bayangan anda bakal meningkat.

Tetap banyak proporsi lainnya yang bisa dan patut dimanfaatkan dalam menciptakan sebuah prediksi yang berkelas. Karena keterbatasan tempat hamba berhenti sampai di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh petunjuk prediksi ini. Sebuah perkiraan yang berkualitas, baik sah maupun melenceng, seharusnya dinilai dari reason atau poin analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!